Michaelorstedsatahi’s Blog

August 24, 2010

cost push inflation

Filed under: ekonomi — Tags: , , , , , , — michaelorstedsatahi @ 3:54 pm

Inflasi ini terjadi karena kenaikan biaya. Kenapa ini bisa terjadi ? Karena bahan makanan merupakan bahan pokok, sehingga kenaikan harga bahan makanan menggeser kurva AS ke kiri, dan kurva AS yang bergeser ke kiri menyebabkan harga naik. Hal yang bisa memicu juga adalah kenaikan upah para pekerja di pabrik gabah, atau perusahaan gabah dan beras ingin menaikkan keuntungan, sehingga harga menjadi naik. Usaha yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi adalah, misalnya, melakukan langkah-langkah yang dapat menurunkan biaya produksi perusahaan misalnya mengurangi pajak untuk barang-barang yang berhubungan dengan proses produksi, menetapkan harga tertinggi bahan pendukung produksi bahan-bahan tersebut atau dengan menggalakkan perkembangan teknologi sehingga perusahaan beras dan gabah dapat menekan biaya produksi,,
Cost push inflation  bisa juga terjadi saat ekonomi berkembang pesat ketika tingkat pengangguran sangat rendah. Dalam hal adanya kenaikan biaya produksi, asumsi dengan modal yang sama, maka jumlah produk yang dihasilkan lebih sedikit dari yang sebelumnya. Pengurangan produksi ini, menyebabkan kelangkaan yang berakibat peningkatan harga barang.
Dalam analisis, permintaan tidak mengalami peningkatan. Namun jika diasumsikan kemungkinan kenaikan upah, yang menaikkan biaya dan menggeser AS ke kiri, akan diikuti kenaikan permintaan, maka akan menyebabkan harga semakin merangkak naik.

Hal umum penyebab cost push inflation

Upah
Jika pekerja mempunyai kekuasaan lebih besar, mereka mungkin dapat mendorong upah atas permintaan konsumen secara independen. Perusahaan kemudian menghadapi biaya yang lebih tinggi dan dipaksa untuk meningkatkan harga untuk membayar klaim yang lebih tinggi dan mempertahankan profitabilitas.
Profits
Jika perusahaan mempunyai kekuasaan mendorong harga naik secara independen dari permintaan untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan, maka ini dapat menyebabkan cost push inflation
Imported inflation
Sekarang ekonomi sangat global, dan banyak perusahaan yang mengimpor bahan baku atau produk setengah jadi dari negara lain. Jika biaya bahan baku tersebut meningkat, tentu saja hal tersebut terjadi diluar control kita, perusahaan akan dipaksa untuk meningkatkan harga untuk menutup biaya bahan mentah yang tinggi. Penyebab umum imported inflation adalah :
•    Perubahan kurs : jika ada depresiasi nilai tukar, maka ekspor akan menjadi lebih murah di luar negeri, tapi impor akan lebih mahal.
•    Perubahan harga komoditas : jika ada kenaikan harga di pasar komoditas dunia, perusahaan akan dihadapkan pada biaya yang lebih tinggi jika mereka menggunakan bahan dari luar negeri sebagai bahan baku.
Sumber daya alam yang jenuh
Jika sumber daya alam berangsur habis, harga akan berangsur-angsur meningkat. Ini akan meningkatkan pengeluaran perusahaan dan meningkatkan harga sampai mereka menemukan sumber daya alternatif jika memungkinkan.

Selain masalah yang disebutkan di atas, masalah penyaluran barang dan jasa (supply shock) ternyata juga menjadi penyebab terjadinya inflasi. Akhir-akhir ini banyak kalangan yang ingin mengeruk keuntungan lebih besar dengan memasok barang yang melimpah untuk kemudian dijual saat harga barang telah tinggi.
Apalagi, muncul permainan pedagang, yang berakibat hilangnya beberapa jenis kebutuhan di pasar, akibatnya, permintaan meninggi yang diikuti dengan melambungnya harga barang.
Sebelum kenaikan BBM, BBM tiba-tiba berkurang dan harganya pun meningkat meski harga baru belum ditetapkan beberapa minggu kemudian. Hal yang sama juga terjadi pada beberapa kebutuhan pokok lainnya. Akhirnya pena¬waran dengan harga tinggi pun tetap diminati oleh masyarakat yang merasa sangat terdesak akan kebutuhan tersebut.
Naiknya harga barang yang berkaitan dengan naiknya BBM telah memperkecil mata uang. Dalam artian, biaya yang harus dikeluarkan lebih besar, sedangkan pendapatan relatif tetap. Hal ini mengakibatkan jumlah uang yang beredar untuk konsumsi menjadi lebih banyak. Bila uang yang dikeluarkan untuk melakukan produksi, tentu laju pertumbuhan ekonomi akan berkembang, tetapi masalahnya uang yang dikeluarkan melimpah saat ini hanya untuk konsumtif semata yang menimbulkan masalah inflasi.
Peningkatan harga tersebut terjadi akibat beberapa factor, diantaranya tidak tercukupinya kebutuhan sehingga permintaan meningkat dan diiringi oleh meningkatnya harga. Peningkatan biaya produksi juga alasan meningkatnya harga barang. Sebagaimana system perekonomian sangat jeli menghitung laba rugi, tentu industri atau perusahaan juga tak mau merugi dengan meningkatnya biaya produksi yang ditanggungnya. Jalan satu-satunya, ya menaikkan harga barang sehingga pemasukan tetap seimbang.
Sebenarnya, besarnya pendapatan sebagian masyarakat dapat juga mendorong terjadinya inflasi. Pendapatan yang besar tentu diiringi dengan pengeluaran yang besar pula dan ini mengakibatkan peredaran uang melimpah.
Terjadinya inflasi ini juga akan menurunkan minat masyarakat untuk menabung, karena nilai mata uang semakin merosot dari hari ke hari, sehingga sangat tidak menguntungkan. Akhirnya, tanpa menabung, jumlah uang yang beredar akan tetap banyak. Hal ini akan mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu Negara dan suku bunga meningkat. Inflasi juga mengakibatkan penanaman modal yang bersifat spekulatif, gagalnya pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran serta menurunnya taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat

Akhirnya masyarakat yang memiliki gaji tetap, mau tak mau harus ikut keadaan dengan pasar yang tak menguntungkan. Uang yang relatif minim di tengah biaya hidup yang tinggi membuat taraf hidup masyarakat menurun. Saat masyarakat tak mampu memenuhi kebutuhan hidup tersebut, maka pengelembungan kemiskinan kembali terjadi.
Pengaruh inflasi juga berimbas pada barang ekspor. Tingginya harga dalam negeri terkadang tak dapat diterima di luar negeri sehingga masyarakat akan memilih barang yang lebih murah. Hal ini akan mengurangi daya saing di luar negeri.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: